Beri-Beri

26 Apr

Penyakit Beri-beri adalah penyakit akibat kekurangan vitamin B1 atau tiamina. Penyakit beri-beri merupakan penyakit yang sangat mengerikan, penderita bisa meradang dan meninggal dunia dalam waktu yang sangat dekat. Nama penyakit beri-beri berasal dari nama hewan biri-biri karena penderita beri-beri berjalan dengan gaya jalan seperti biri-biri karena gangguan motorik akibat polineuritis.

Pada  abad ke-19 penyakit ini  mewabah. Umumnya, penyakit beri-beri banyak menyerang masyarakat dengan makanan pokoknya beras giling seperti di Indonesia, India, China, Jepang, Malaysia, dan lainnya.

Penyebab

Penderita beri-beri ternyata akibat kekurangan vitamin B1 (tiamina) yang biasa terdapat pada bagian terluar beras tumbuk atau bagian dedaknya. Pada beras giling yang berwarna putih bersih kulit arinya hilang karena gilingan beras. Padahal, kulit ari ini banyak mengandungtiamina. Sebaliknya, beras tumbuk yang berwarna kusam justru masih banyak mengandung vitamin B1 ini.

Gejala

Penyakit beri-beri ini tidak mengenal jenis kelamin dan usia, karenanya penyakit tersebut dapat terkena pada siapapun, baik orang dewasa maupun anak-anak. Bayi yang mendapat air susu ibu (ASI) pun bisa menderita beri-beri apabila ibunya kekurangan vitamin B1. Gejalanya akan muncul sebelum bayi berumur empat bulan. Bila sang ibu terserang beri-beri selama hamil, maka bayi yang dilahirkan akan berpenyakit sama di bulan-bulan pertama, bahkan bisa lebih akut. Terdapat tiga jenis beri-beri, yaitu : • beri-beri kering • beri-beri basah • beri-beri jantung Beri-beri kering memiliki gejala kaki terasa tebal dan kesemutan pada anggota badan. Otot lelah dan kekuatannya berkurang. Tahap akhir, anggota badan layuh dan penderita berjalan seperti ayam. Sering sesak napas dan jantung berdebar-debar bila sedikit berkegiatan.Beri-beri merupakan penyakit yang mengerikan karenanya penderita penyakit ini bisa meninggal dunia. Beri-beri basah memiliki ciri adanya pembengkakan dari kaki, tungkai bawah, lalu muka, dan bagian tubuh lain. Bila betis yang bengkak ditekan, terbentuk cekungan yang tak segera hilang dan terasa sakit. Sedangkan, beri-beri jantung ditandai rasa tekanan di ulu hati, sesak napas, dan berdebar-debar dalam menjalankan kegiatannya. Kelamaan, gejala ini muncul tanpa ada kegiatan, mendadak, dan langsung berat dan penderita bisa meninggal dalam waktu singkat. Beri-beri akut pada bayi bisa terjadi tiba-tiba. Badannya kaku dan tegang termasuk pada dinding perutnya. Mukanya bisa membiru. Bayi bisa meninggal mendadak. Gejalanya mirip dengan tetanus. Sementara itu, beri-beri kronis menimbulkan gangguan pencernaan,muntah-muntah, dan sembelit berulang-ulang. Bayi bisa kekurangan airdan menjadi pucat, gelisah, dan banyak menangis. Bayi melemah dan bisa meninggal mendadak karena gangguan jantung.

Pencegahan

Penyakit beri-beri bisa dicegah dengan penambahan vitamin B1 dalam makanan sehari-hari. Makan beras tumbuk akan lebih baik, ditambah ikan, telur, daging, kacang-kacangan, tempe, oncom, tomat, tering, bayam, selada, melinjo, pepaya, jeruk, dan pisang. (Berbagai sumber)


About these ads

10 Tanggapan to “Beri-Beri”

  1. tutsheetan Juni 16, 2011 at 11:49 am #

    bagusssssssss,, bagusssssssssssssss……….

  2. siti nursiyah Desember 19, 2011 at 3:47 am #

    saya takut sekali kalau baca artikel tentang Beri-Beri, karena ayah saya gejalanya hampir sama seperti di atas. kakinya bengkak, tangan juga, kulit mengelupas banyak sekali.

    saya tunggu jawaban secepatnya

    terima kasih.

  3. Rudi Januari 11, 2012 at 12:55 pm #

    Saya ada kelainan pada rambut, gampang rontok dan di cabut. Telapak tangan kering dan keras berbintik. Paha kiri di antara betis sering ngiku jika akan berjalan dari tempat yg lama duduk. Apa itu ada kaitannya dengan beri beri?

  4. Efraima Februari 24, 2012 at 5:49 am #

    Ini dapat membuat kita tambah berilmu!

  5. jamur lingzhi Mei 12, 2012 at 5:12 am #

    minum air rebusan kacang hijau yang belum sampai pecah juga sangat manjur untuk mengobati beri-beri. cepet sumbuh koq. coba deh!

  6. indri September 28, 2012 at 11:06 pm #

    Nice gan. Heeeheeee

  7. koniah Desember 25, 2012 at 2:52 am #

    astaghfiruAllah..mg qt sll dbri ksehtn and kslmtan dunia and akhrat kelak dlm syhurgaNya..aamiin

  8. iphone Mei 16, 2013 at 10:32 pm #

    But iphone sales were worse than predicted over the Christmas quarter,
    with 47. There’s going to be seeing in a few months away, so why not wait until then? But analysts and technology executives say it is a fantasy phone and has been won the hearts of millions of technology driven people.

  9. Mustofa September 30, 2013 at 11:51 pm #

    Saya setuju

  10. alda Juli 4, 2014 at 1:24 am #

    artikel yang sangat bagus

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: